MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka peluang kolaborasi dengan talenta muda digital untuk mengembangkan wirausaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan solusi inovatif bagi berbagai persoalan perkotaan.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan, kata Rico, siap mendukung inovasi yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pemko Medan siap mendukung inovasi yang tidak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rico Waas saat menerima audiensi jajaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI bersama penyelenggara Garuda Spark Nextpreneur 2026 Sumatera Utara di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Kamis (29/10/2026).
Audiensi tersebut dihadiri Abdul Latif Wahid Nasution, Founder sekaligus CEO Kepul yang bekerja sama dengan Komdigi dalam program tersebut, serta Abdul Rachman dan Fadli dari Komdigi. Rico Waas turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Arrahmaan Pane serta Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Hendra Ridho Gunawan Siregar.
Dalam pertemuan itu, dibahas peluang sinergi untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan digital, khususnya dengan mendorong anak muda agar mampu mengembangkan gagasan teknologi menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Digitalisasi Harus Melahirkan Nilai Ekonomi
Rico Waas menegaskan, digitalisasi tidak cukup hanya diwujudkan melalui pembuatan aplikasi. Lebih dari itu, penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan kemampuan membangun bisnis, memahami kebutuhan pengguna, serta menghasilkan solusi yang memiliki nilai ekonomi.
“Digitalisasi tidak bisa ditahan lagi. Tapi bagaimana kita tidak menjadi objek, melainkan menjadi subjek pembangunan tersebut. Kita yang mendorong dan membangun melalui digitalisasi,” ujarnya.
Ia mencontohkan Kepul, perusahaan rintisan asal Medan yang mengembangkan layanan digital di bidang pengelolaan sampah. Menurut Rico, inovasi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan sehari-hari dapat dikembangkan menjadi peluang usaha sekaligus solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Rico juga mendorong talenta muda untuk mengembangkan berbagai solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan Kota Medan. Beberapa bidang yang dinilai memiliki peluang pengembangan antara lain pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, dan penyediaan informasi lowongan kerja.
Ia menilai, platform digital yang mampu mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan kualifikasi pencari kerja secara aktual dapat membantu masyarakat memperoleh akses yang lebih luas terhadap kesempatan kerja.
Selain itu, teknologi juga berpeluang dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), agar kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan kota dapat diarahkan secara lebih tepat sasaran.
Pemko Medan juga membuka peluang untuk memfasilitasi perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI), sehingga karya dan inovasi yang dihasilkan talenta muda mendapatkan perlindungan hukum.
Garuda Spark Nextpreneur Dorong Wirausaha Digital Muda
Sementara itu, Abdul Latif Wahid Nasution menjelaskan, Garuda Spark Nextpreneur 2026 bertujuan mendorong anak-anak muda Medan mengembangkan usaha rintisan digital yang memiliki potensi tumbuh dari tingkat lokal hingga nasional.
Program tersebut menjadi ruang bagi talenta digital untuk meningkatkan kemampuan, menguji gagasan bisnis, sekaligus membangun fondasi kewirausahaan.
Dalam pemaparan program, panitia menyampaikan sejumlah peluang sinergi dengan Pemko Medan, termasuk pembinaan wirausaha muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Sejumlah peserta juga telah mengembangkan gagasan yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, dan teknologi tepat guna. Gagasan-gagasan tersebut dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan pembangunan Kota Medan.
Pemenang dan finalis program juga berpeluang diarahkan mengikuti pembinaan UMKM melalui perangkat daerah terkait. Dengan demikian, gagasan yang lahir dari program tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi dapat berlanjut menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, panitia turut mengundang Wali Kota Medan Rico Waas untuk menghadiri Awardee Ceremony Garuda Spark Nextpreneur 2026 Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung Jumat (30/10/2026), pukul 15.00–17.00 WIB, di Lippo Plaza Medan.
